Categories
Berita Terkini SMM Event Parenting

Highlight BINGKAI Vol.1: Tantangan Disiplin Positif, Membangun Self-Regulation Anak Mulai Dari Memahami Sumber Motivasi

Tahukah Ayah Bunda, bahwa sejak tanggal  28 November 2024, Sekolah Murid Merdeka (SMM) merilis inisiatif baru bernama BINGKAI Vol 1. Bincang SMM Bareng Keluarga Kita, sebuah acara yang mengusung konsep roadshow ke berbagai kota sesuai jangkauan lokasi hub SMM, berlangsung selama periode tahun ajaran 2024/2025.  

Acara ini adalah hasil kolaborasi dengan Keluarga Kita, untuk menciptakan BINGKAI sebagai komitmen SMM untuk memberikan dukungan kepada orang tua murid dalam memahami aspek-aspek penting dalam pengasuhan dan pendampingan anak di lingkungannya, termasuk keluarga dan dan sekolah. 

Bukan sekadar bincang biasa, tapi SMM juga melibatkan praktisi pendidikan sebagai narasumber inspiratif, di antaranya Ibu Najelaa Shihab sebagai Founder SMM, Radinka Qiera sebagai Co-founder SMM,  Yason Pranata sebagai Direktur SMM, dan pemateri dari Keluarga Kita sebagai praktisi dalam pengasuhan anak. 

Nah, melalui artikel ini kami ingin membagikan highlight acara yang sudah berlangsung kepada Ayah Bunda yang belum sempat menghadiri roadshow BINGKAI Vol.1 ini. Salah satunya, tentang penerapan disiplin positif dan pengembangan self-regulation untuk mendukung pertumbuhan anak, baik dalam keluarga maupun lingkungan sekolah.

Wah, seperti apa ya materinya? Mari kita simak sampai tuntas artikel ini. 

Tantangan Disiplin Positif pada Anak

Satu hal yang sebaiknya kita sepakati sejak awal adalah pemahaman dasar bahwa disiplin positif bukan hanya soal memberi aturan atau menghukum anak ketika berperilaku buruk. Lebih dari itu, disiplin positif berkaitan dengan pendekatan yang melibatkan empati kita sebagai pihak yang paling dekat dengan anak, pemahaman, serta pemberian contoh yang baik. 

Sayangnya, dalam praktiknya, masih sering kita jumpai secara langsung maupun dari media massa orang tua yang menghadapi tantangan bahkan kurang tepat dalam menerapkan disiplin positif. Mengapa ini bisa terjadi? Mengutip dari penjelasan yang disampaikan oleh narasumber BINGKAI Vol. 1, beberapa hambatan sering bermunculan seiring dengan pengasuhan anak, baik di rumah maupun sekolah, seperti:

  1. Kurangnya Pemahaman tentang Metode Disiplin Positif
    Tidak semua orang tua memahami konsep disiplin positif secara komprehensif. Esensinya, disiplin positif bukan berarti kita menerapkan hukuman untuk mengajarkan kedisiplinan kepada anak. Melainkan, cara kita untuk mengajarkan anak bertanggung jawab atas tindakan mereka sendiri, dengan tetap memberikan perhatian pada proses belajar dan perkembangan mereka.
  2. Kesabaran yang Terbatas
    Pengasuhan anak adalah proses panjang yang membutuhkan kesabaran, begitu pula dengan menerapkan disiplin positif sebagai salah satu bagiannya. Lumrah jika dalam prosesnya, kita menjumpai orang tua atau bahkan kita sendiri merasa atau mengeluarkan emosi negatif atas perilaku anak di luar ekspektasi kita sebagai orang tua.

Di sinilah peran kita sebagai orang tua diuji, bagaimana cara kita untuk mengelola emosi dan “menaikkan batas kesabaran” ketika menghadapi perubahan perilaku anak. Utamanya, dalam proses mengenal dan membangun karakter mereka. 

  1. Ekspektasi yang Terlalu Tinggi
    Seperti rahasia umum, kita masih sering menjumpai atau bahkan mengalami sendiri sebagai orang tua yang memiliki ekspektasi terlalu tinggi terhadap perubahan perilaku anak. Misalnya, berharap anak langsung bisa mengikuti aturan tanpa diberi kesempatan untuk belajar dari kesalahan. Padahal, pengembangan disiplin positif melibatkan pemberian ruang bagi anak untuk mengatasi kesalahan mereka dengan cara yang mendidik.
  2. Mispersepsi Anak terhadap Orang Tua
    Siapa yang mengira jika pendekatan reward kepada anak setelah menyelesaikan tanggung jawabnya juga terkadang bisa memicu mispersepsi. Jika dilakukan dalam tahap wajar, tentu ini tidak akan menjadi masalah. Namun, ketika porsinya sudah melebihi batas dan akhirnya membuat anak hanya mau mendengarkan atau menjalankan instruksi selama ada reward, tentu ini bukanlah metode pengasuhan bisa dilanjutkan begitu saja. 

Sebagai orang tua, kita perlu melakukan refleksi dan berbenah. Harapannya, kita bisa menanamkan motivasi internal dan konsep tanggung jawab pribadi kepada anak, tanpa iming-iming yang menjadi ketergantungan kurang baik untuk dampak jangka panjangnya. 

Coba absen dulu, di antara Ayah Bunda pembaca artikel ini, siapa yang pernah mengalami mispersepsi seperti yang disebutkan? Kalau Ayah Bunda salah satunya, pastikan untuk terus membaca artikel ini supaya bisa mendapatkan lesson learned atau solusi untuk mengatasi tantangan ini. 

Sumber Motivasi: Intrinsik vs. Ekstrinsik

Highlight kedua berkaitan dengan pengenalan sumber motivasi anak yang menjadi pemahaman dasar sebelum mempelajari prioritas maupun strategi yang dapat Ayah Bunda terapkan dalam rangka memberikan lingkungan terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Dalam pengasuhan dan pendidikan, motivasi anak menjadi kunci utama dalam proses belajar. Berikut adalah penjelasan dasarnya terkait klasifikasi motivasi anak. 

  1. Motivasi Intrinsik (Internal)
    Motivasi ini datang dari dalam diri anak, yang muncul ketika mereka melakukan sesuatu karena mereka benar-benar ingin melakukannya, bukan karena adanya paksaan atau hadiah dari luar. Anak dengan motivasi intrinsik cenderung lebih mandiri dan memiliki kontrol diri yang baik. Mereka belajar dengan tujuan untuk mendapatkan kepuasan dari proses itu sendiri. Motivasi inilah yang akan kita usahakan agar anak dapat memilikinya.
  2. Motivasi Ekstrinsik (Eksternal)
    Motivasi ekstrinsik bergantung pada faktor eksternal, seperti hadiah, pujian, ancaman bahkan hukuman. Ini adalah motivasi yang dipicu oleh sesuatu di luar diri anak, bukan karena mereka merasa tertarik pada aktivitas itu sendiri, yang tidak bisa kita gunkan terus menerus karena akan memberikan dampak buruk untuk jangka panjang. 
  3. Amotivasi (Tanpa Motivasi)
    Anak yang mengalami amotivasi tidak merasa tertarik atau memiliki alasan untuk melakukan suatu tindakan. Kondisi ini biasanya muncul ketika anak merasa tidak ada nilai dalam apa yang mereka lakukan. 

 

Motivasi Mana yang Harus Didahulukan?

Setelah paham tentang klasifikasi motivasi, muncul pertanyaan berikutnya. Manakah yang harus kita dahulukan untuk memberikan pengasuhan terbaik bagi anak? 

Coba kita tarik ke belakang sebentar, tentang miskonsepsi yang sering muncul. Adanya anggapan bahwa motivasi eksternal diperlukan untuk memicu motivasi internal. Sehingga, tidak sedikit orang tua atau pendidik yang memberikan hadiah atau hukuman untuk memicu motivasi internal anak. 

Padahal, ada pendekatan yang lebih efektif, yaitu membantu anak menemukan makna dalam tindakan mereka, sehingga mereka dapat mengembangkan motivasi intrinsik yang kuat. Mengutip dari yang disampaikan pemateri pada BINGKAI Vol.1, 

“Anak-anak dari lahir sudah punya motivasi internal dan otonomi.” 

Artinya, pada dasarnya anak sudah memiliki dorongan untuk belajar dan berkembang, hanya saja mereka membutuhkan pendampingan dan bantuan kita sebagai orang tua untuk menguatkan dan mengarahkan motivasi intrinsik mereka, salah satunya melalui pembelajaran makna di setiap aktivitasnya. 

Baca juga: Self-Regulation: Kunci agar Anak Bisa Belajar Lebih Efektif 

Motivasi Eksternal, Sebuah Kontrol bagai Pedang Bermata Dua

Meskipun memberi hadiah atau motivasi eksternal kadang diperlukan dalam situasi tertentu, terlalu bergantung pada kontrol eksternal ini bisa memberikan dampak kurang baik. Anak yang terbiasa diberikan penghargaan eksternal cenderung menjadi tergantung pada pujian atau hadiah, dan kehilangan rasa kepuasan yang sejati dalam melakukan sesuatu. 

Ini juga bisa menurunkan kemampuan mereka untuk mengembangkan self-regulation, yaitu kemampuan untuk mengendalikan diri dan bertanggung jawab atas tindakan mereka. Sebagai contoh, memberi hadiah uang jika anak berhasil berpuasa sehari bisa jadi hanya menciptakan “zona takut,” di mana anak merasa terpaksa melakukan sesuatu hanya untuk mendapatkan hadiah, bukan karena merasa nilai dari tindakan tersebut. Hal ini justru menghalangi mereka untuk memahami proses belajar yang sesungguhnya.

Strategi Membangun Disiplin Positif yang Berkelanjutan

Sampailah kita di bagian memilih strategi yang tepat untuk membantu anak mengembangkan self-regulation dan disiplin positif yang berkelanjutan, Bu Najelaa Shihab bersama pemateri BINGKAI lainnya, sepakat bahwa ada banyak strategi yang bisa ktia coba, beberapa di antaranya seperti:

  1. Fokus pada Proses, Bukan Hasil
    Alih-alih hanya memfokuskan anak pada hasil akhir, seperti nilai ujian atau pencapaian lainnya, alangkah lebih baik jika kita memberikan perhatian pada proses belajar yang mereka jalani. Ini akan membantu anak untuk menghargai usaha mereka sendiri, bukan hanya hasil yang dicapai.
  2. Berikan Makna pada Pembelajaran
    Anak yang memahami nilai dari apa yang mereka pelajari cenderung lebih termotivasi untuk belajar. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk membantu anak menemukan makna dalam setiap tugas atau kegiatan yang mereka lakukan.
  3. Bangun Kepercayaan Diri dan Komitmen
    Memberikan anak kesempatan untuk merasakan kepuasan dari pencapaian yang mereka raih dengan usaha sendiri. Ini dapat membangun rasa percaya diri dan komitmen mereka untuk terus belajar.

Dari BINGKAI Vol.1, Kita Belajar tentang …..

BINGKAI Vol.1 memberikan banyak insight dan pengalaman praktis dari praktisi serta orang tua yang telah mencoba menerapkan disiplin positif dalam pengasuhan mereka. Melalui sesi berbagi pengalaman ini, kami berharap Ayah Bunda dapat saling belajar tentang tantangan dan keberhasilan dalam mendampingi anak, serta mendapatkan inspirasi untuk terus menerapkan pendekatan yang lebih efektif dalam mendidik anak.

Sebagai penutup, Bu Najelaa Shihab kembali mengingatkan bahwa disiplin positif bukan hanya soal mengontrol perilaku anak, tetapi tentang membangun karakter yang mandiri dan bertanggung jawab. Harapannya, orang tua bisa menjadi teladan dan pendamping yang sabar, konsisten, dan penuh kasih dalam proses mendampingi anak.

Karena pada dasarnya disiplin positif adalah pendekatan yang berfokus terhadap pengembangan karakter anak, bukan hanya sekadar mengatur atau mengontrol perilaku mereka. Oleh sebab itu, mempelajari dan mempraktikkan teori ini juga bisa membantu anak untuk mengembangkan self-regulation yang baik, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan emosional dan sosial mereka dengan lebih baik. 

Categories
Berita Terkini SMM Terbaru

Sekolah Murid Merdeka Terdekat di Kotamu, Daftar Penambahan 11 Lokasi Belajar Baru SMM

Memasuki tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Murid Merdeka (SMM) mengumumkan pembukaan 11 lokasi belajar baru di beberapa wilayah di Indonesia. Langkah ini diambil untuk menjawab antusiasme masyarakat yang terus meningkat terhadap model pembelajaran berbasis blended learning di Tanah Air.

Sebagai pelopor sekolah non konvensional di Indonesia, SMM mengintegrasikan pembelajaran daring dan luring dalam metode blended learning. Sejak didirikan pada tahun 2019, SMM hadir sebagai solusi atas tantangan akses terhadap pendidikan berkualitas yang terjangkau untuk semua murid.

Visi inovatif SMM telah dirancang jauh sebelum pandemi melanda. Dengan memanfaatkan teknologi, SMM menciptakan ekosistem pembelajaran yang fleksibel, modern, dan adaptif. Saat pandemi COVID-19 melanda pada Juli 2020, SMM menjadi salah satu institusi yang paling siap menjalankan pembelajaran jarak jauh tanpa hambatan, berkat pondasi blended learning yang telah diterapkan sejak awal berdiri.

Metode pembelajaran yang diterapkan SMM tidak hanya menghadirkan fleksibilitas waktu dan tempat tetapi juga mendorong pengalaman belajar yang lebih personal dan efektif. Dengan tambahan lokasi baru, SMM berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.

Lokasi Belajar SMM Baru

Sebelumnya, Sekolah Murid Merdeka (SMM) telah memiliki lebih dari 42 lokasi belajar di berbagai kota di Indonesia, yang dirancang untuk mendukung kebutuhan belajar murid dengan fleksibilitas tinggi, baik secara daring maupun tatap muka. 

Kini, dengan bertambahnya lokasi belajar baru, SMM semakin memperluas jangkauan, menghadirkan akses pendidikan yang lebih mudah dijangkau, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang lebih seru dan inovatif bagi siswa di seluruh penjuru Tanah Air. Berikut adalah daftar 11 lokasi belajar baru SMM yang siap menyambut murid-murid baru:

Lokasi Alamat Lokasi Link Google Maps
SMM Sukajadi – Bandung 3 Jl. Sirnasari No. 4 RT 007/001, Kel. Pasteur, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat 40141: Googl Google Maps
SMM Condet – Jakarta Timur 1 Jalan Raya Condet No.12 RT/RW 008/012, Kel. Gedong, Kec. Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur 13520 Google Maps
SMM Pajajaran – Bogor 4 Jl. Raya Pajajaran No.96 RT 002/RW 003, Bantarjati, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat 16153 Google Maps
SMM Ciledug – Tangerang 3 Jl. Raden Fatah No.20, Sudimara Barat, Kec. Ciledug, Kota Tangerang, Banten 15151 Google Maps
SMM Karawaci – Tangerang 4 Victoria Park Residence Ruko Blok A2-01, Jl. Imam Bonjol RT 001/RW 001, Bojong Jaya, Kota Tangerang 15115 Google Maps
SMM Serpong – Tangerang Selatan 6 Jl. Ciater Tengah No.152, RT 007/RW 006, Kel. Ciater, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan 15317 Google Maps
SMM Citra Raya – Tangerang 5 Kompleks Citra Raya, Ruko Grand Arcade Blok VB-02 No.47, Mekarbakti, Kec. Panongan, Tangerang 15711 Google Maps
SMM Martadinata – Bandung 2 Graha Kompas Gramedia, Jl. LLRE Martadinata No.46, Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung 40115 Google Maps
SMM Palmerah Barat – Jakarta Pusat 1 Kompas Gramedia Building Palbar Lantai 4, Gedung Palmerah Barat 1, Jl. Palmerah Barat No.33-37, Jakarta 10270 Google Maps
SMM Jatibening Baru – Bekasi 3 Ruko Sentra Kota Jatibening Blok D No.17-19, Kel. Jatibening Baru, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi 17412 Google Maps
SMM Grand Wisata – Bekasi 8 Ruko Grand Business Park, GB 1 No.63-65, Jl. Celebration Boulevard, Lambangsari, Kec. Tambun Selatan, Bekasi 17510 Google Maps
SMM Punti Kayu – Palembang 1 Gramedia World Palembang, Jl. Kolonel H. Barlian KM.7 No.48, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang 30151 Google Maps
SMM Sam Ratulangi – Manado 1 Gramedia Manado Sam Ratulangi, Jl. Sam Ratulangi No.45, Ranotana Sario, Kec. Wenang, Kota Manado 95111 Google Maps

Sekolah Murid Merdeka (SMM) berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar terbaik melalui kurikulum terpersonalisasi yang terakreditasi, rapor berbasis kompetensi dengan evaluasi rutin pada 12 kompetensi utama, serta teknologi Blended Learning Management System yang canggih dan mudah diakses.

Dengan metode pembelajaran inovatif, kombinasi kelas daring dan tatap muka, serta bimbingan guru berpengalaman, SMM siap memenuhi kebutuhan belajar anak dari berbagai karakter. Anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga kompetensi untuk tumbuh percaya diri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan demi mencapai versi terbaik dirinya.

Tertarik untuk merasakan langsung metode pembelajaran yang fleksibel dan berbasis teknologi? Langsung cek jadwal Grand Opening dan Open House di instagram atau daftar sekarang di website SMM ya! 

Categories
Berita Terkini SMM

Event Puncak Festival Murid Merdeka (FMM) 2024, Tunjukkan Bakatmu!

Kawan Sekolah Murid Merdeka pasti sudah tidak asing dengan festival karya yang diadakan SMM setiap tahunnya. 2023 lalu SMM sukses menggelar La Muda Fest yang menampilkan pertunjukkan seni tari hingga drama musical. Tahun ini, kembali hadir Festival Murid Merdeka (FMM) 2024 dengan tema Melodi Lestari Sumatera. 

Festival Murid Merdeka (FMM) merupakan event pendidikan berupa sebuah perayaan proses belajar kawan murid PAUD-SMA SMM yang diadakan setiap tahun. Tidak hanya dijalankan oleh tim SMM, FMM melibatkan seluruh tim dari Sekolah.mu. Tahun 2024 ini, sebagai salah satu bagian dari jelajah nusantara, tema yang akan diusung adalah Melodi Lestari Sumatera.

Acara Festival Murid Merdeka (FMM) akan diadakan di beberapa wilayah, seperti Jawa Timur, Bandung, Jawa Tengah, Medan, Denpasar, dan acara puncaknya akan diadakan di Jakarta pada 20 Juni 2024. Festival pendidikan 20024 ini akan menjadi wadah bagi seluruh kawan murid untuk menampilkan bakat menari, bernyanyi, bermain peran, bermusik, dan pameran karya seni. 

Untuk teman-teman yang ingin ikut dalam ajang perayaan Festival Murid Merdeka 2024 dan menunjukkan bakat terbaiknnya, kalian bisa cek informasi lengkap di akun Instagram @festivalmuridmerdeka , @sekolahmuridmerdeka ,dan @sekolah.mu. 

Syarat dan batas waktu submit karya maupun penyelenggaraan FMM pada masing-masing wilayah bisa berbeda. Berikut jadwal pelaksanaan Festival Murid Merdeka di beberapa wilayah:

  • Bandung: 09 Juni 2024 di Teater Tertutup Dago Tea House
  • Jawa Timur: 01 Juni 2024 di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya
  • Jawa Tengah: 01 Juni 2024 di Auditorium RRI Semarang
  • Medan: 08 Juni 2024 di SMM Gajah Mada – Medan 1 Jalan Gajah Mada no.28
  • Denpasar: 08 Juni 2024 di SMM Denpasar Timur – Denpasar 1 Jln. Prof. Moh. Yamin No.2A, Panjer, Denpasar
  • Jakarta: 20 Juni 2024 tiketnya bisa dibeli di loket.com

Cek jadwal terbaru dan penutupan pendaftaran submit karya para murid selengkapnya di akun Instagram resmi Festival Murid Merdeka.

Ada Apa Saja di Festival Murid Merdeka 2024?

Tahun 2024, sebagai salah satu bagian dari jelajah nusantara, FMM akan mengusung tema “Melodi Lestari Sumatera”. Dalam festival ini akan ada banyak acara menarik yang bisa kamu saksikan, di antaranya seperti:

  • Pementasan Teater Melodi Lestari Sumatera. Merupakan pementasan teater yang menceritakan tentang perjalanan Deka dan Meri mengelilingi pulau Sumatera dengan mengangkat kearifan lokal, isu sosial, dan lingkungan di Sumatera. 
  • Pameran Booth dan Proyek Sumatif Kawan Murid. Pameran karya sumatif serta aktivitas dari kawan murid secara langsung kepada pengunjung melalui booth yang tersedia baik di FMM Jabodetabek maupun regional 
  • Gallery Exhibition Karya Kawan Murid. Pameran yang menampilkan karya kawan murid di FMM 2024 dengan tema Melodi Lestari Sumatera
  • Lomba Jelajah Nusantara. Berbagai lomba daring seputar kekayaan Sumatera dan tantangan-tangan seru yang tidak boleh dilewatkan
  • Panggung Merdeka Kawan Murid SMM. Menjadi panggung untuk kawan SMM yang ingin menampilkan bakat dan minat mereka dalam kesenian baik individu maupun kelompok

Jangan lewatkan acara Festival Murid Merdeka 2024 #SemuaAnakBisaBerkarya dengan membeli tiket acara di akun Loket.com atau melalui Kepala SMM terdekat. Ikuti terus informasi dan update melalui instagram Festival Murid Merdeka, ya! -RDRP-

Categories
Berita Terkini SMM

Mengenal Sekolah Murid Merdeka (SMM), Homeschooling Terbaik untuk Buah Hati

Mencari homeschooling yang bagus dan berkualitas memang tidak mudah. Untuk itu Sekolah Murid Merdeka hadir untuk memenuhi kebutuhan anak-anak Indonesia gua mendapatkan pendidikan berkualitas yang sesuai dengan karakter dan passion mereka. 

Sekolah Murid Merdeka didirikan 2019 oleh Najelaa Shihab dan dikembangkan oleh para profesional di bidang pendidikan dan teknologi. Lembaga pendidikan ini memiliki sistem belajar yang interaktif dan kompeten.

Berikut informasi lengkap seputar SMM yang akan dibahas dalam artikel ini.

Apa Itu Sekolah Murid Merdeka?

Sekolah Murid Merdeka (SMM), sebagai sekolah yang memadukan konsep homeschool dengan pendekatan sekolah konvensional melalui penggunaan metode belajar blended learning. 

Dengan mengintegrasikan teknologi digital, blended learning memberikan pengalaman belajar yang baru dengan menggabungkan sistem belajar luring dan daring. Metode blended learning sendiri mengombinasikan praktik pendidikan konvensional dengan pendidikan berbasis digital.

Blended learning di Sekolah Murid Merdeka (SMM) mendorong pengajar untuk mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menggabungkan elemen terstruktur dan tidak terstruktur.

Anak-anak di SMM mengikuti jadwal belajar rutin bersama guru dalam kegiatan terstruktur, baik itu melalui kelas daring maupun tatap muka. Di sisi lain, kegiatan tidak terstruktur mendorong mereka untuk melakukan aktivitas tambahan yang dapat memperluas pengetahuan mereka terkait materi yang sedang dipelajari. Fleksibilitas dalam pembelajaran juga ditekankan melalui kegiatan tidak terstruktur.

Melalui kedua jenis kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat mengembangkan regulasi belajar mereka dan menjadi lebih mandiri dalam proses belajar mereka.

Blended learning memberikan keuntungan berupa fleksibilitas dalam proses belajar bagi anak-anak di SMM. Dengan akses pembelajaran yang fleksibel melalui teknologi informasi, mereka dapat belajar sesuai dengan waktu dan tempat yang mereka pilih. 

Selain itu, metode ini juga membantu anak-anak merasa memiliki proses belajar mereka sendiri dan menumbuhkan tanggung jawab atas pilihan yang mereka buat.

SMM juga mengajak dan membimbing orang tua untuk terlibat aktif dalam mendukung pembelajaran anak-anak mereka. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dianggap penting untuk memaksimalkan pengalaman belajar dan perkembangan anak-anak.

Pendaftaran Sekolah Murid Merdeka (SMM)

Cara daftar sekolah murid merdeka bisa dilakukan secara online. Berikut adalah tata cara daftar SMM yang bisa kamu ikuti:

  • Lakukan pendaftaran melalui sekolahmuridmerdeka.id dan pilih jenjang yang ingin diikuti.
  • Isi formulir pendaftaran di sekolahmuridmerdeka.id
  • Ayah Bunda akan diarahkan ke bayar.sekolah.mu untuk melakukan pembayaran.
  • Klik “Pilih Paket” kemudian masukkan akun jika belum buat akun baru pastikan pengguna sebagai Murid. Satu akun murid untuk satu anak agar program pembelajaran tidak tercampur.
  • Pilih skema pembayaran, yaitu pembayaran penuh atau cicilan.
  • Lanjut ke pembayaran dan masukkan alamat pengiriman untuk learning kit.
  • Masukkan kode beasiswa kemudian klik bayar.

Sebelum mendaftar, pastikan kamu sudah memenuhi persyaratan yang berlaku. Adapun syarat pendaftaran SMM yang perlu dipenuhi adalah:

  • Anak yang masuk untuk jenjang PAUD usia minimal yakni berumur 2 tahun 6 bulan pada bulan Juli.
  • Anak yang masuk untuk jenjang SD kelas 1 minimal 6 Tahun pada 1 Juli tahun ajaran berjalan atau minimal 5 tahun 6 bulan dengan melampirkan surat rekomendasi dari psikolog.

Saat mendaftar, berikut adalah beberapa dokumen yang perlu dilengkapi:

  • Rapor jenjang sebelumnya.
  • Ijazah jenjang sebelumnya.
  • Surat Mutasi dari sekolah sebelumnya.
  • Kartu Keluarga.
  • Akta Kelahiran.

Seluruh dokumen tersebut dapat diunggah saat melengkapi Formulir Data Murid Paud/SD SMP SMA. Jika belum memiliki salah satu dokumen di atas, maka dokumen dapat menyusul dan dikirim melalui email ke:

Pastikan orangtua memberikan keterangan Data Murid di body email, seperti nama orang tua, nama anak, dan jenjang yang akan ditempuh di Sekolah Murid Merdeka.

Keseruan Belajar di Sekolah Murid Merdeka

Belajar di Sekolah Murid Merdeka memiliki banyak keunggulan dibandingkan sekolah umum lainnya. Salah satu hal unik yang hanya ditemui di SMM adalah aktivitas pembelajarannya menarik dan beragam.

Sekolah Murid Merdeka memiliki kelas tambahan yang bisa diikuti semua siswanya. Beberapa kelas tambahan tersebut, di antaranya adalah:

Playdate

SMM menyediakan aktivitas kelas tatap muka yang seru dan bermakna yang dilakukan di lokasi publik. Tentu, aktivitas ini akan didampingi oleh guru pendamping yang kompeten. 

Menariknya, playdate bisa diikuti oleh murid SMM maupun non SMM. Sehingga, siswa bisa lebih aktif berinteraksi dengan teman-teman sebaya mereka.

Kelas Trial

Jika anak atau orangtua belum yakin ingin sekolah di SMM, kami menyediakan kelas trial untuk memberikan pengalaman keseruan belajar secara live dan interaktif bersama guru berkompeten. Trial ini tersedia untuk semua jenjang pendidikan, dari murid PAUD hingga SMA. 

Field Trip

Siapa yang tidak suka belajar sambil bermain? Ya, inilah aktivitas unik lainnya yang ada di Sekolah Murid Merdeka. 

SMM memiliki kegiatan field trip, kegiatan belajar kelompok yang dilakukan di luar sekolah untuk mempelajari hal unik yang berbeda dengan keseharian anak.

Aktivitas ini diadakan setiap triwulan atau semester serta memiliki destinasi yang berbeda-beda pada setiap jenjangnya. 

Yuk, daftar dan cari tahu informasi selengkapnya dengan mengunjungi situs resmi Sekolah Murid Merdeka di sekolahmuridmerdeka.id. -RDRP-

Categories
Berita Terkini SMM Terbaru

Kerjasama SMM dan Gramedia, Konsep Blended Learning

Sekolah dengan metode pembelajaran berbasis digital kini memang penting untuk anak-anak. Sistem pengajaran ini bisa memperluas potensi anak untuk belajar di manapun dan kapanpun. Nah, jika Bunda atau Ayah sedang mencari sekolah yang tepat untuk anak, ada kabar baik dari Sekolah Murid Merdeka dan Gramedia, lho

Sekolah Murid Merdeka (SMM) resmi mengadakan acara signing ceremony pada Senin (5/2/2024) bersama Gramedia di Gedung Menara Kompas terkait kolaborasi keduanya dalam membangun sekolah di beberapa aset properti Gramedia.

Total akan ada 8 sekolah tahap pertama yang dibangun SMM di kawasan Gramedia Jabodetabek, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dimulai dari Gramedia BSD City, Margonda Depok, Matraman Jakarta Timur, CBD Emerald Bintaro, Galuh Mas Karawang, Kota Harapan Indah Bekasi, dan Kotabaru Yogyakarta, Cipto Mangunkusumo Cirebon. 

Kolaborasi antar Sekolah Murid Merdeka (SMM) dan Gramedia ini akan berlangsung mulai April 2024, ya Ayah Bunda.

Adanya pembangunan 8 sekolah tersebut merupakan awal kolaborasi Sekolah Murid Merdeka dengan Kompas. Jangan khawatir, karena nantinya selama 3 tahun ajaran ke depan, puluhan HUB juga akan dibangun menyusul di unit properti Gramedia lainnya.

Menurut Najelaa Shihab, selaku Founder Sekolah Murid Merdeka (SMM), kolaborasi pembangunan 8 sekolah bersama Gramedia ini merupakan awal yang baik untuk memberikan akses pendidikan berkualitas lebih banyak kepada anak-anak Indonesia.

“Dengan bertambahnya Sekolah Murid Merdeka di lokasi-lokasi tersebut, terbuka lebar juga akses pendidikan berkualitas untuk anak-anak di Indonesia, pendidikan yang menyiapkan generasi future leaders yang siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Najelaa dalam acara signing ceremony di Bentara Budaya Art Gallery – Menara Kompas, Senin (5/2/2024).

Selain itu, diharapkan pembangunan sekolah ini juga bisa memperkaya proses kurikulum. Kerja sama ini dinilai bisa meningkatkan pemahaman kontekstual melalui ribuan literasi yang sudah dimiliki Gramedia sejak lama.

Mengenal Sekolah Murid Merdeka (SMM)

Tahukah Bunda apa itu Sekolah Murid Merdeka? Sekolah Murid Merdeka merupakan sekolah inovatif yang fokus pada metode belajar blended learning, yaitu kombinasi praktik pendidikan konvensional (offline) dan pendidikan berbasis digital (online). 

SMM sudah berdiri sejak 2019 dan memiliki 6 kategori tujuan pembelajaran, yaitu pengembangan diri, numerasi, literasi, sosial, sains, dan seni.

Hingga saat ini, SMM sudah membuka layanan hingga 41 lokasi di seluruh Indonesia, dari Medan sampai Bali. Kerja sama antara Sekolah Murid Merdeka dan Kompas Gramedia ini diharapkan dapat meningkatkan eksistensi dan menjadi fasilitas tambahan yang bermanfaat untuk murid SMM dalam meningkatkan literasi.

Apalagi, dengan adanya beberapa kegiatan seperti Jelajah Buku yang diharapkan bisa mengembangkan minat membaca para murid dan meningkatkan kecintaan mereka pada buku bacaan.

Ingin tahu lebih lengkap terkait program pengajaran di Sekolah Murid Merdeka (SMM)? Ayah Bunda bisa kunjungi situs resmi SMM di link berikut Info Sekolah Murid Merdeka berikut, ya.

Itulah berita terkini seputar kolaborasi Sekolah Murid Merdeka dengan Gramedia. Yuk Bunda, kunjungi situs SMM sekarang untuk tahu lebih lengkap pembelajaran blended learning. Nantikan juga sekolah SMM di toko buku Gramedia terdekat, ya!